Wednesday, July 30, 2014

Kesatuan Kreatif Penyatuan Cabang-cabang Keilmuan

Dahulu di masa kuliah ada adik angkatan yang menasehati, mengingatkan saya untuk fokus pada salah satu bidang dan melakukannya secara optimal, tidak malah menjalani beberapa bidang kajian yang menurutnya menjadikan saya tidak fokus dan tidak pernah ada satu bidang pun yang menghasilkan karya secara optimal.
Itu mengingatkan saya, mirip dengan, kondisi John Nash di "Beautiful Mind", dia selalu dituntut untuk menghasilkan karya ilmiah untuk akhir studinya, tapi Nash terus mencari hal-hal baru dalam bidang matematika yang dia rasa orisinil dari dirinya. Sepanjang yang dia telusuri dia hanya menemukan kritik dan revisi bagi pemikiran-pemikiran lama sebelumnya yang telah mapan dan dianut banyak sarjana. Nash terus berusaha otentik, dia sangat terobsesi untuk menghasilkan hal yang benar-benar dia cari dan orisinil dari pengamatannya. Nash tidak ingin terjebak dalam ungkapan "arm-chair researcher", peneliti yang hanya duduk di balik kursi kerja sambil mengimajinasikan dirinya melakukan penelitian ilmiah di luar sana, hanya dengan cara menyimak beberapa literatur. Lantas mengandaikan hipotesa-hipotesa awal. Dan tentunya,

Thursday, July 24, 2014

Refleksi Proses Kreatifitas Seorang Tukang Grafis: dari tanpa modal sampai Leadership.

Dari awal kuliahan S1 dulu dimulailah ketertarikan saya pada dunia desain grafis. Di semester awal masuk kuliah sudah aktif di komunitas majalah kampus, dari sanalah mulai rajin oprek komputer dan otak atik berbagai aplikasi. Hal tersebut, dulu, umumnya banyak dilakukan oleh beberapa lembaga kampus dengan dana minim untuk terus berusaha survive dengan keterbatasan perangkat kerja.
Dulu tidak ada yang namanya kursus desain grafis, adanya ya belajar di depan komputer yang biasa dipakai para wartawan kampus untuk input berita dan opini, giliran yang diambil adalah waktu malam, saat para mas-mas penulis itu tidak ada di kampus. Kalau pas tidak ada proses input data majalah atau jurnal atau koran dan buletin kampus, jadilah hari-hari yang bisa habis berjam-jam siang-malam melototin komputer atau mengopreknya, karena ketertarikan sudah menjadi nature dasar para survivor yang dompetnya tipis.
source: edudemic.com

Pada tahun kedua di bangku kuliah, mulailah keliling-keliling untuk mengikuti tawaran teman-teman, yang beberapa aktif di berbagai lembaga/organisasi daerah yang memerlukan jasa saya, ini cukup menarik, karena menjadi modal awal belajar making money dari keterampilan baru yang saya cintai. Dan mulai menabung dan menyambung kebutuhan pokok selama masa kuliah.
Lulus kuliah lantas bergabung dengan salah satu media masa nasional,

Tuesday, July 1, 2014

Memulai lagi mendalami kreativitas dan desain

Alhamdulillah,
Sudah satu bulan ini studio desain grafis yang baru, berjalan, semangat baru memang masih berupa benih yang sedang kami tabur. Perawatan dan pengembangan lahan yang ada di depan mata masih menjadi sebuah harapan.
Saya memahami dari pengalaman menjalani aktivitas di dunia kreatif lebih dari sepuluh tahun, bahwa kreativitas adalah tindakan. Tidak ada yang lebih orisinil dari upaya personal yang diliputi kegagalan, yap trial and error adalah bentuk dan konsep dasar orisinalitas. Dan banyak mereka yang berupaya orisinil menyadari perlunya kreativitas lebih untuk menjauhi kegagalan awal dan meminimalisirnya agar tidak terulang lagi. Dan itu adalah sisi menariknya di dunia kreatif.
Diman a.k.a Langit Sore, bertemu saya Sarung Tenun. Belakangan dia berkisah tentang biro advertisingnya yang mengalami pembenahan. He keep find it fascinating. Teman yang baik akan saling bersambut menerima cerita dan saling mendukung entah bagaimana caranya.
Kami, saya dan lima anggota klub kreatif ini memulai dengan banyak gagasan, hal esensial dari terbentuknya sebuah usaha adalah: bagaimana bertahan hidup, bagaimana mengembangkan modal, bagaimana merekrut lebih banyak lagi tenaga kreatif ke dalam industri, dan bagaimana menyisihkan hasil usaha kami untuk siapa pun yang memerlukan. Semuanya dikemas dalam konsep utuh untuk berkomunikasi dengan sesama, menyampaikan pesan baik dan bermanfaat. Dan terutama memahami bahwa bekerja adalah ibadah, dan ada banyak ibadah lain yang terikat dalam sebuah iktiar mencari rizki, terutama sederet ibadah wajib dan lalu ibadah-ibadah pelengkap yang dicontohkan Rasulullah Sas. Ya, kami sama-sama mencintai-NYA dan Beliau Salallahualaihi wa salam.
Kreatifitas ini masih

Hukum Penalaran dan Ilmu Hukum

  Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut ultricies efficitur nunc id accumsan. Aliquam quis facilisis felis. Integer...