Dulu tidak ada yang namanya kursus desain grafis, adanya ya belajar di depan komputer yang biasa dipakai para wartawan kampus untuk input berita dan opini, giliran yang diambil adalah waktu malam, saat para mas-mas penulis itu tidak ada di kampus. Kalau pas tidak ada proses input data majalah atau jurnal atau koran dan buletin kampus, jadilah hari-hari yang bisa habis berjam-jam siang-malam melototin komputer atau mengopreknya, karena ketertarikan sudah menjadi nature dasar para survivor yang dompetnya tipis.
| source: edudemic.com |
Pada tahun kedua di bangku kuliah, mulailah keliling-keliling untuk mengikuti tawaran teman-teman, yang beberapa aktif di berbagai lembaga/organisasi daerah yang memerlukan jasa saya, ini cukup menarik, karena menjadi modal awal belajar making money dari keterampilan baru yang saya cintai. Dan mulai menabung dan menyambung kebutuhan pokok selama masa kuliah.
Lulus kuliah lantas bergabung dengan salah satu media masa nasional,